Mulai tahun 2025, siswa SD, SMP, SMA/SMK/SMALB serta peserta Paket C akan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Tes ini adalah Penilaian nasional berbasis komputer yang bertujuan mengukur capaian akademik siswa secara objektif. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang apa itu TKA, jadwal pelaksanaan, materi yang diujikan, hingga manfaatnya pada jenjang SMA/SMK/SMALB serta Paket C.
Apa Itu Tes Kemampuan Akademik (TKA)?
Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah Penilaian terstandar nasional yang diadakan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mengukur capaian/kemampuan akademik siswa.
TKA bukan penentu kelulusan dan tidak menggantikan ujian sekolah atau penilaian guru, melainkan menjadi pelengkap yang berfungsi:
1. Memvalidasi nilai rapor pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
2. Menjadi bahan seleksi akademik (misalnya seleksi masuk perguruan tinggi).
3. Menyediakan data objektif untuk pemetaan mutu pendidikan.
Mengapa TKA Penting?
Karena setiap sekolah memiliki standar penilaian yang berbeda—ada yang ketat, ada pula yang longgar—maka dibutuhkan alat ukur yang seragam. Tes Kemampuan Akademik (TKA) hadir sebagai penyama standar agar capaian belajar siswa dapat dibandingkan secara objektif dan adil di tingkat nasional.
TKA dipakai dalam berbagai situasi penting, seperti seleksi masuk jenjang pendidikan lebih lanjut, seleksi akademik lainnya, penyetaraan jalur pendidikan (misalnya untuk program Paket A, B, C), pemetaan mutu, hingga perbaikan proses pembelajaran di sekolah. Dengan begitu, hasil belajar siswa tidak hanya dinilai oleh sekolah masing-masing, tetapi juga memiliki tolok ukur eksternal yang diakui secara nasional.
Selain itu, Permendikbudristek Nomor 31 Tahun 2023 tentang Uji Kesetaraan resmi dicabut. Aturan lama itu digantikan dengan sistem baru berbasis TKA yang lebih menyeluruh, sehingga fungsi penyetaraan jalur pendidikan kini sepenuhnya menggunakan TKA sebagai instrumen utama.
Permendikbudristek Nomor 31 Tahun 2023 adalah peraturan tentang penyelenggaraan Uji Kesetaraan, yang bertujuan untuk memberikan pengakuan dan penghargaan bagi peserta didik pada pendidikan nonformal dan informal setara dengan pendidikan formal. Peraturan ini mengatur tentang ketentuan umum, penyelenggaraan, pelaksanaan, hasil, pemantauan, evaluasi, pelaporan, serta pendanaan uji kesetaraan
Hasil TKA juga akan digunakan sebagai:
- Validator nilai rapor di jalur SNBP.
- Bahan pertimbangan perguruan tinggi.
- Dasar perbaikan mutu pembelajaran oleh sekolah dan pemerintah.
Mata Pelajaran Apa Saja yang Diujikan di TKA?
TKA SMA/SMK sederajat akan menguji:
1. Bahasa Indonesia
2. Matematika
3. Bahasa Inggris
4. Dua mata pelajaran pilihan sesuai program studi atau minat karir. Daftar mata pelajaran pilihan TKA cukup banyak, di antaranya:
- Fisika, Kimia, Biologi
- Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah
- Bahasa asing (Arab, Jerman, Prancis, Jepang, Korea, Mandarin, dll.)
- Antropologi, PPKn
- Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan (khusus SMK)
Khusus untuk SMK Mata pelajaran Pilihan Produk.Projek Kreatif dan Kewirausahaan diwajibkan, oleh karena itu, khusus untuk SMK hanya memilih satu mata pelajaran pilihan.
Mata pelajaran pilihan pada angka (1) sampai dengan angka (18) pada table tersebut merupakan mata pelajaran pilihan jenjang SMA/Paket C/sederajat. Peserta memilih sebanyak 2 (dua) mata pelajaran pilihan dengan ketentuan:
- Wajib memilih 2 (dua) mata pelajaran pilihan yang berbeda ;
- dianjurkan memilih mata pelajaran pilihan yang linier dan diprogramkan pada rapor Murid; dan
- dianjurkan memilih mata pelajaran pilihan yang linier dengan program studi saat pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 102/M/2025 tentang Mata Pelajaran Pendukung Program Studi dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi.
- pilihan pertama merupakan mata pelajaran produk/projek kreatif dan kewirausahaan (19); dan
- pilihan kedua merupakan mata pelajaran pilihan pada angka (1) sampai dengan angka (18), dan dianjurkan memilih mata pelajaran pilihan yang linier dengan program studi saat pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru SNPMB) Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 102/M/2025 tentang Mata Pelajaran Pendukung Program Studi dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi.
Kapan Jadwal TKA 2025?
Berdasarkan sosialisasi resmi, berikut jadwal TKA SMA/SMK/SMALB/Paket C tahun 2025:
- Pendaftaran: 24 Agustus – 5 Oktober 2025
- Simulasi & Gladi Bersih: 6 – 30 Oktober 2025
- Pelaksanaan utama: 3 – 9 November 2025
- Pelaksanaan susulan: 14 – 23 November 2025
No | Tanggal | Kegiatan |
---|---|---|
1 | 24 Agustus - 5 Oktober 2025 | Pendaftaran murid Calon Peserta TKA |
2 | 3 - 5 Oktober 2025 | Sinkronisasi Simulasi TKA jenjang SMA/SMK/sederajat |
3 | 6 - 9 Oktober 2025 | Simulasi TKA Jenjang SMA/SMK/Sederajat |
4 | 24 - 26 Oktober 2025 | Sinkronisasi Gladi Bersih SMA/SMK/Sederajat |
5 | 27 - 30 Oktober 2025 | Gladi Bersih TKA Jenjang SMA/SMK/Sederajat |
6 | 31 Oktober - 2 November 2025 | Sinkronisasi Pelaksanaan TKA Jenjang SMA/SMK/Sederajat |
7 | 3 - 6 November 2025 | Pelaksanaan TKA Jenjang SMA/SMK/Sederajat |
8 | 8 - 9 November 2025 | Pelaksanaan TKA Paket C |
9 | 14 - 16 November 2025 | Sinkronisasi TKA Susulan Jenjang SMA/SMK/Sederajat |
10 | 17 - 20 November 2025 | Pelaksanaan TKA Susulan Jenjang SMA/SMK/Sederajat |
11 | 22 - 23 November 2025 | Pelaksanaan TKA Susulan Paket C |
Bagaimana Bentuk Soal TKA?
Soal TKA berbentuk:
- Pilihan ganda tunggal
- Pilihan ganda kompleks (MCMA / multiple choice multiple answer)
Durasi ujian rata-rata 2,5 jam per sesi, dengan rincian:
- Hari pertama: Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris.
- Hari kedua: Dua mata pelajaran pilihan.
Pengawasan Pelaksanaan TKA (Baru)
Tujuan Pengawasan TKA
- Pengawasan TKA bukan sekadar formalitas, melainkan memiliki misi besar:
- Menjaga pelaksanaan TKA tetap tertib, objektif, dan transparan.
- Mencegah kecurangan seperti penggunaan joki, contekan, atau alat komunikasi ilegal.
- Memastikan pengawasan silang berjalan, sehingga tidak ada konflik kepentingan antara guru dan siswa yang diawasi.
- Mendukung pemanfaatan hasil TKA sebagai referensi seleksi pendidikan berikutnya.
Struktur Pengawasan TKA
- Penyelenggara TKA Tingkat Pusat → mengatur aplikasi manajemen TKA, memetakan penyelia, hingga menetapkan sekolah yang diawasi.
- Penyelenggara Tingkat Provinsi → memverifikasi data sekolah, menetapkan pengawas ruang, dan menyediakan akun konferensi video.
- Tim Teknis Penyelia → menjadi “host” teknis konferensi video, mengatur breakout room, serta memastikan koneksi stabil.
- Penyelia Pengawas (Pusat & Daerah) → memantau jalannya tes lewat konferensi video, memverifikasi pengawas ruang, bahkan mengecek sebagian identitas peserta.
- Pengawas Ruang (Pengawas Silang) → guru dari sekolah lain (bukan pengampu mata pelajaran yang diuji), yang langsung mengawasi maksimal 20–25 peserta di ruang ujian.
Tugas dan Peran
- Berkoordinasi dengan Penyelenggara Provinsi & Penyelia Pengawas Pusat.
- Mempersiapkan aplikasi pengaturan pengawas ruang silang.
- Merekomendasikan pengawasan silang berdasarkan lokasi satuan pendidikan.
- Membuat & membagikan akun laman manajemen TKA untuk Provinsi, Tim
- Teknis Penyelia, dan Penyelia Pengawas.
- Melakukan proses pemetaan penyelia pengawas ke satuan pendidikan.
- Menetapkan satuan pendidikan yang diawasi oleh penyelia pusat.
- Berkoordinasi dengan Penyelenggara Pusat & Penyelia Pengawas Daerah.
- Meminta satuan pendidikan untuk:
- Menentukan status pelaksanaan.
- Mengisi data gelombang, sesi, ruang, dan klien.
- Mengusulkan calon pengawas ruang.
- Verifikasi hasil rekomendasi pengawas silang.
- Identifikasi & verifikasi kebutuhan tim teknis penyelia dan penyelia pengawas daerah.
- Pemetaan tim teknis penyelia dengan penyelia pengawas.
- Finalisasi pemetaan calon pengawas ruang ke satuan pendidikan.
- Menerbitkan SK penetapan: tim teknis, penyelia pengawas daerah, dan pengawas ruang.
- Menyediakan & membagikan akun lisensi konferensi video ke tim teknis penyelia.
- Menyiapkan infrastruktur untuk tim teknis penyelia (internet kuat dan stabil, komputer memadai).
- Berkoordinasi dengan Penyelenggara TKA Tingkat Provinsi & Penyelia Pengawas Daerah.
- Membuat jadwal konferensi video & membagikan tautan ke penyelia pengawas.
- Membuka ruang konferensi video sebelum tes dimulai.
- Membagi ruang konferensi sesuai jumlah penyelia pengawas.
- Memberikan akses co-host kepada penyelia pengawas.
- Mengalokasikan pengawas ruang ke dalam breakout room penyelia pengawas.
- Mengarahkan nama akun peserta & pengawas sesuai format.
- Memastikan peserta konferensi masuk ke ruang yang tepat.
- Bertugas sebagai host konferensi video hingga seluruh sesi tes selesai.
- Berkoordinasi dengan Penyelenggara TKA Tingkat Provinsi & Tim Teknis Penyelia.
- Bergabung dalam konferensi video sesuai pemetaan.
- Menyesuaikan nama akun sesuai format dari tim teknis.
- Memastikan pengawas ruang:
- Terdaftar & sesuai SK penugasan
- Identitasnya valid
- Ruangan bersih dari alat peraga dan coretan
- Verifikasi identitas sebagian peserta saat tes.
- Memastikan pengawas ruang menjalankan tugasnya.
- Mencatat, mengawasi, & melaporkan pelaksanaan TKA.
- Mengunggah berita acara ke laman manajemen TKA.
- Bertugas penuh sampai seluruh sesi tes selesai.
- Berkoordinasi dengan Penyelia Pengawas
- Bergabung dalam konferensi video sesuai jadwal & pemetaan
- Menyesuaikan nama akun sesuai format dari Tim Teknis Penyelia
- Mengakomodasi permintaan dari penyelia pengawas selama tes berlangsung
- Menjalankan pengawasan ruang ujian sesuai pedoman (Bab VI)
Cara Kerja Pengawasan Berlapis
1. Sebelum Tes
- Pemetaan petugas pengawas.
- Penjadwalan konferensi video dan pembagian tautan.
- Koordinasi teknis antar penyelenggara pusat, provinsi, dan tim teknis.
- Konferensi video dibuka oleh tim teknis sebagai host.
- Penyelia pengawas masuk dan membagi pengawas ruang ke breakout room.
- Verifikasi identitas sebagian peserta dilakukan.
- Tes dipantau secara real-time dengan rekaman video untuk bukti dokumentasi.
- Pengawas dan penyelia membuat berita acara.
- Laporan hasil pengawasan diunggah ke laman manajemen TKA.
- Rekaman konferensi video disimpan sebagai arsip
Rasio & Komposisi Pengawas
- 1 Tim Teknis Penyelia : 12 Penyelia Pengawas : maksimal 24 Pengawas Ruang.
- Setiap pengawas ruang mengawasi 20–25 siswa.
- Semua aktivitas terkoneksi lewat satu akun konferensi video dengan kapasitas hingga 300 ruang virtual.
Perangkat dan Koneksi yang Dibutuhkan
Tips Sukses Menghadapi TKA 2025
- Kenali pola soal – latihan dari contoh soal TKA atau asesmen nasional sebelumnya.
- Fokus pada mapel pilihan – pilih sesuai jurusan kuliah/karir.
- Latihan soal berbasis komputer – karena ujian dilakukan secara digital.
- Jaga stamina & mental – karena tes berlangsung dua hari penuh.
Kesimpulan
TKA 2025 adalah langkah baru dalam sistem pendidikan Indonesia untuk menghadirkan penilaian akademik yang lebih adil dan objektif. Dengan persiapan matang, siswa bisa menjadikan TKA sebagai peluang, bukan beban.
TKA bukan hanya ujian, melainkan jembatan menuju masa depan akademik dan karir yang lebih jelas.
Simulasi Soal TKA
Materi Sosialisasi TKA
Silahkan beri komentarnya