Meaning of APAR (Arti APAR)

0
Daftar Isi di Artikel ini [Tampil]

    English Version

    LIGHT FIRE EXTINGUISHER (APAR)

    The meaning of APAR is an abbreviation of Light Fire Extinguisher. APAR is a term used for portable fire extinguishers that can be carried or can be moved easily. In contrast to hydrants that are embedded in an area, the use of APAR is more practical, because it is easy to use and can be brought to the source of the fire.

    Based on the type of fire extinguisher can be divided based on the composition of the ingredients in it. For example, APAR water, APAR Foam, APAR Dry Chemical, APAR CO2, and others. Each fire extinguisher has different characteristics depending on the nature of the composition of the material in extinguishing the fire. For example, dry chemical fire extinguishers are fire extinguishers that contain a mixture shaped like dry chemical flour. Dry Chemical APAR (DC type APAR) is specifically used to extinguish fires that originate from short circuits, oil spills, or chemical substances that easily react with water.

    The use of the type of fire extinguisher must be correct, because if it is not appropriate, it will not be effective in extinguishing the fire and allow new potential hazards. For example, when a fire occurs from an oil spill, DO NOT use a water type fire extinguisher, because it will expand the fire area. We know that water and oil don't mix, so if you use water, the oil will form a separate layer above the water, so the oil will still burn, while the water underneath will spread the burning oil in all directions. This causes the fire to spread. Therefore, it is necessary to have an understanding of APAR.

    Before discussing the APAR in more detail. It must first be understood the theory of fire that is used to find out what ways the fire can be extinguished. The following is an explanation of API Theory.

    A. API THEORY

    The theory of fire discusses the basic composition of the creation of fire, namely oxygen, heat, and fuel. The three compositions are referred to as the fire triangle.


    segitiga api
    If any of the fire-forming compositions are removed, the fire can be extinguished. For example, if the fuel is taken, then the fire can be extinguished. If oxygen is blocked, the fire is also extinguished. Now! This principle is used in fire extinguishers and gives rise to many variants of fire extinguishers depending on the source of ignition.

    Based on the source, fire is divided into several classes, namely Class A, Class B, Class C, and Class D, and there are even up to Class E. Depending on several versions, namely the version according to NFPA and SAA. NFPA or National Fire Protection Association and SAA or Standard Australian Association
    is an agency that handles fires. Yes, like the Fire Department (DPK) in Indonesia. The different classifications of fires according to their version are shown in the following figure:

    Indonesian Version

    ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)


    Arti APAR adalah singkatan dari Alat Pemadam Api Ringan. APAR merupakan istilah yang digunakan untuk alat pemadam api portable yang dapat dijinjing atau dapat dipindahkan dengan mudah. Berbeda dengan hidran yang tertanam di suatu area, APAR penggunaanya lebih praktis, karena mudah penggunaannya dan dapat dibawa ke sumber api. 

    Berdasarkan jenisnya APAR dapat dibagi berdasarkan komposisi bahan didalamnya. Misalnya APAR air, APAR Foam, APAR Dry Chemical, APAR CO2, dan lainnya. Masing - masing APAR tersebut memiliki karakteristik berbeda bergantung pada sifat komposisi bahan dalam memadamkan api. Sebagai contoh APAR Dry Chemical yang merupakan APAR yang berisi campuran berbentuk seperti tepung kimia yang kering. APAR Dry Chemical (APAR tipe DC) khusus digunakan untuk memadamkan api yang bersumber dari hubungan arus pendek, tumpahan minyak, atau zat kimia yang mudah bereaksi dengan air. 

    Penggunaan tipe APAR harus benar, karena jika tidak tepat, maka tidak efektif dalam memadamkan api dan memungkinkan potensi bahaya baru. Sebagai contoh saat terjadi kebakaran yang berasal tumpahan minyak, maka JANGAN Menggunakan APAR Tipe Air, karena akan memperluas area kebakaran. Kita tahu bahwa air dan minyak tidak bisa menyatu, sehingga jika menggunakan air, maka minyak akan membentuk lapisan terpisah di atas air, sehingga minyak tetap terbakar, sedangkan air yang ada dibawahnya akan menyebarkan minyak terbakar ke segala arah. Hal tersebut membuat kebakaran akan meluas. Oleh karena itu pemahaman akan APAR perlu dimiliki. 

    Sebelum membahas APAR lebih detail lagi. Harus dipahami terlebih dahulu teori api yang digunakan untuk mengetahui cara apa saja agar api dapat padam. berikut penjelasan dari Teori API.

    A. TEORI API

    Teori api membahas komposisi dasar terciptanya api, yakni oksigen, panas, dan bahan bakar. Ketiga komposisi tersebut disebut sebagai segitiga api atau fire triangle. 
    segitiga api

    jika salah satu komposisi pembentuk api dihilangkan, maka api bisa padam. Sebagai contoh, jika bahan bakar diambil, maka api bisa padam. Jika oksigen dihalangi, maka api juga padam. Nah! prinsip ini digunakan dalam APAR dan menimbulkan banyak varian dari APAR bergantung pada sumber pembentuk api. 

    Berdasarkan sumbernya api terbagi dalam beberapa kelas, yakni kelas A, kelas B, Kelas C, dan Kelas D, bahkan ada sampai kelas E. Bergantung pada beberapa versi, yakni versi menurut NFPA dan SAA. NFPA atau National Fire Protection Association dan SAA atau Standard Australian Association 
    merupakan suatu lembaga yang menangani kebakaran. Ya semacam Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) kalau di Indonesia. Perbedaan klasifikasi api menurut versi mereka ditampilkan pada gambar berikut:



    Tags

    Post a Comment

    0Comments

    Silahkan beri komentarnya

    Post a Comment (0)

    #buttons=(Accept !) #days=(20)

    Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
    Accept !
    To Top